Dari kilogram kedelai sampai harga per potong — HPP, margin, target produksi, dan proyeksi laba harian hingga tahunan dalam satu halaman.
Isi sesuai kondisi dapurmu. Setiap perubahan langsung menghitung ulang seluruh halaman.
Masakan per hari jadi patokan pembagi biaya harian (upah mandor, supir, makan) supaya biaya per masakan ketemu. Kedelai per hari, jumlah masakan, dan target produksi saling terhubung — ubah salah satu, dua lainnya menyesuaikan.
Dua kolom ini saling terhubung: isi margin dan harga papan ikut terhitung, atau ketik harga papan langsung dan margin dihitung mundur.
Tambahkan sebanyak apa pun varian potongan. Harga per pcs dibulatkan ke atas sesuai pembulatan yang kamu pilih.
| Nama ukuran | Pcs/papan | HPP/pcs | Jual/pcs | Jual/papan |
|---|
Tentukan berapa kedelai yang ingin diolah. Produksi harian dan seluruh proyeksi laba ikut menyesuaikan.
| Kalau dipotong | Total pcs | Omzet |
|---|
Biaya yang tetap jalan walau tidak produksi — sewa, gaji tetap, cicilan. Di sinilah ketahuan usahanya untung atau rugi.
Biaya tetap lain misalnya gaji penjaga toko, cicilan alat, internet, atau retribusi bulanan.
| Periode | Laba kotor | Biaya tetap | Laba bersih |
|---|
Dihitung dari produksi harian di langkah 01, memakai hari kerja dan bulan aktif yang kamu tentukan.
| Periode | Kedelai | Papan | Omzet | Laba |
|---|
Laba di sini belum dipotong biaya tetap bulanan seperti sewa tempat, cicilan alat, atau gaji non-produksi — jadi angkanya laba kotor operasional, bukan laba bersih.